Rabu, 04 November 2009

Tembang Swargaloka



gambar disunting https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsUf5sWDnSUGnHZtak62fvskNo8xfT9gBOHVBuMR8X99l7nZgUgbUkvYHP3T-mo7qoYwgNCCCgZJQL1MtKAWZfHwUetd69GvTnlZMiJoSBmNzDuT_Ol6uey8hFtWr8BxDELk_KQGOWXgvG/s700/bidadari.jpg

Tembang Swargaloka


Membentang Zamrud katulistiwa
Alun mengalun bayu seirama
Kilau jingga memancar, senja
Memanggil periperi menembang asmara

Lihat, atas nama cinta
Dewa Dewi swargaloka
Berputar;menari seirama
Alunan syair asmaradahana

Puja puja memayungi altar
Merah api menjilat, membakar
Jiwajiwa kasmaran melaung kala
Memindai arti memeta jiwa

Asmara, o, rindu mendera
Bibir kelu kata membeku
Di senjakala tunggu tak jemu
Inikah cinta yang memburu

____________________________________________________
Yuni”Bibi cantik” C Bontot,8 June 2009 Editing by lifespirit 31109

Sabtu, 31 Oktober 2009

Langit Merah Saga



disunting http://www.istockphoto.com/file_thumbview_approve/250643/2/CD_Burning.jpg

Langit Merah Saga


Saat langit merah saga
Nafsu meraja membakar jiwa
Belas kasih tiada tersisa
Terejam segala angkara durjana

Diantara kemerlap dunia,rentan
Ribuan cawan cinta berserakan
Meretak, pecah;terinjak kesesatan
Bersulang api memuja setan

Demi mengejar segala ambisi
Mata hati terpejam mati
Akidah iman dianggap duri
Tiada segan dikorbankan jadi sesaji

Langit merah saga membara
Matahari menjilat ganas jiwa nestapa
Sadarlah wahai engkau disana
Bersama membenam dalam beningnya doa


__________________________________________
@ Imron Tohari, lifespirit /rev/31.10.2009

Rabu, 28 Oktober 2009

Tembang Kasmaran




Tembang Kasmaran

Saat cinta hembuskan wangi
Langkah kaki ringan berseri
Merenda mimpi bersama bidadari
Hasrat asmara laksana api

Jiwa o terbuai jiwa
Terbang melayang melaung kenang
Pada hati tiada bimbang
Selarik nama pun terucap mesra

Dirimu o! dirimu kekasih
Bila tiba masa di! nanti
Kugandeng tanganmu meniti pe!langi
Bersulang o! bersulang, hilang pedih

Kujaga sayang tak! selayang pandang

_____________________________________________
@ Imron Tohari,lifeSpirit 28 October 2009

puisi ini ada di antologi "Suara-Suara Adam" penerbit Bisnis 2030

Jumat, 23 Oktober 2009

TEPAS


Disunting dari http://portal.cbn.net.id/UserFiles/Image/cyberwoman/Hot%20Topic/menikah.JPG

TEPAS

BERSAMA kekasih saling bercerita
Tentang rindang pohon cinta
Segala ada indah dipuja
Terbuai syahdu manisnya kata

Cinta o cinta, bila luka
Gejolak asmara percikkan prahara
Menista kekasih tiada berjiwa
layuh rindu, hujat kala

Duhai Tuhan Khalikul alam
Kenapa sebab Kau sulam cinta
Bila tercerai mesti mendendam

O waktu o, lestari jua
Suka derita adanya ketetapan
Mabuklah anggur Ulul Azmi saat terluka


____________________________________________
@ Imron Tohari, lifespirit 23 October 2009

layuh = lumpuh
3tepas n arah (penjuru, batas)

Rabu, 12 Agustus 2009

Maha dewi cinta


gambar diunduh : http://www.gamebuynow.com/up_files/image/Article/2010/11/05/574244.31.jpg

Maha dewi cinta

bagai petir merobek terang cakrawala
kau bilang
tidak lagi mencinta
hancur ; luluh,luahan rasa
sukma melayang
tinggal raga

Oh cinta
tiada indah kupandang
flamboyan layu di tanah gersang
luruh
helai-helai daun
terbawa angin

ooo maha dewi cinta…

tunjukan jalan
tak berkabut
agar diri tiada tersesat di belantara cinta
yang gelap
namun menggoda
dan terangnya terkadang menyesatkan

ooo maha dewi cinta…

dulu
pernah kutanya pada malam-malam purnama

: di mana gerangan para dayangmu …
yang selalu berkidung cinta

: di mana gerangan para prajuritmu…
yang selalu membawa busur asmara

: di mana gerangan istanamu…
yang semerbak wewangi kasturi

: di mana gerangan taman surgamu…
dengan bidadari penabur benih-benih kasih


ooo maha dewi cinta
aku
pada jiwa kepedihan
melaung sebait rindu

"Inginku mencintai
layaknya suria
menghapus tangis awan
menjelma rinai bianglala"


______________________________________
@ lifespirit 12.3.08/rev/15.3/12.8/09


Rinai = kidung