Langit merah saga
Saat langit merah saga
Nafsu angkara membakar jiwa
Belas kasihan tiada lagi tersisa
Terejam nafsu angkara durjana
Ribuan cawan cinta berserakan
Meretak, pecah, terinjak kesesatan
Yang tengah bersulang dengan setan
Diantara kemerlap dunia fana
Dalam kesepian menyayat hati
Roh jiwa terkungkung mati
Demi ritual nafsu duniawi
Segala ada jadi sesaji
Duhai Tuhan alam semesta
Kenapa harus ada terjadi
Sekedar untuk mengejar ambisi
Mata hati pun dipejam mati
Langit merah saga membara
Matahari menjilat ganas jiwa nestapa
Sadarlah,sadarlah, wahai di sana
Tuk’ membenam dalam beningnya doa
@ lifespirit 17 Mei 2008
Tidak ada komentar:
Posting Komentar